Wednesday, May 18, 2011
Tuesday, April 26, 2011
Minggu Tenang
Ya, minggu ini benar-benar minggu yang melelahkan.
Tugas, pikiran dan beberapa hasil tak memuaskan benar-benar memakan waktu.
Satu minggu kurasa waktu yang cukup untuk beristirahat.
Sampai bertemu lagi minggu depan, wahai catatan kecil bersampul biru.
Categories:
Curhat
Monday, April 18, 2011
Layu
Ada yang berbeda di kamarku beberapa hari ini. Ya, setangkai mawar putih tergeletak di atas meja, menanti kapan waktu yang tepat untuknya tersenyum ceria menebar keindahan.
Hari-hari berlalu, dan kini, semua kembali seperti semula. Setangkai mawar putih yang malang, yang tak sempat memberikan keindahan, layu sebelum bersinar, tersungkur di dalam kantong hitam.
Tragis, seperti kehadiran seorang anak yang tak diinginkan, seperti itu pula mungkin yang bergumul di dalam hati.
Sunday, April 17, 2011
Hujan yang Tak Kunjung Datang
Sabtu 16 April 2011
Hari itu, kurang lebih sama seperti hari-hari biasanya. Hari sabtu di mana tak ada kegiatan kuliah dan aku hanya berdiam diri di kamar, berkawan tembok dan keyboard PC. Tak begitu banyak yang berbeda, hanya kebetulan hari ini adalah hari pertama setelah ujian berakhir, hari yang kunantikan.
Aku hendak melepas lelah yang mendera beberapa minggu yang kulalui. Aku ingin tersenyum dan menikmati cahaya bintang malam itu, namun apa yang diharapkan tak seperti yang terlihat di hadapan. Langit tertutup awan, dan aku pun beralih menantikan hujan. Hingga malam berlalu, hujan pun tak kunjung tiba. Aku terlarut dalam kesedihan yang cukup mendalam.
Terkadang kesedihan membuat segalanya menjadi tak terlihat dengan jelas. Aku baru menyadari, kesedihan adalah musuh utamaku. Musuh yang selalu menyeretku ke dalam emosi keegoisan, dan ya, egoku menyayat luka hati.
Hari itu berakhir dengan sangat buruk, sebuah tangisan terpaksa lepas dari mata rabun ini, dan aku lagi-lagi hanya mampu mengucap maaf, tanpa bisa berhenti berdosa.
Categories:
Curhat
Subscribe to:
Posts (Atom)